11 Fakta Menarik Albert Einstein yang Jarang Diketahui
Luthfi Zian Nasifah - detikEduJumat, 31 Mei 2024 10:00 WIB
Jakarta - Albert Einstein, nama yang identik dengan kecerdasan luar biasa, adalah salah satu ilmuwan paling berpengaruh dalam sejarah.
Sejak muda Einstein menunjukkan minat yang kuat dalam matematika dan fisika sejak usia muda. Penemuan dan teorinya telah mengubah cara memahami alam semesta.
Apa saja fakta menarik Albert Einstein? Ini dia fakta-fakta yang belum diketahui banyak orang dilansir dari Live Science.
1. Einstein meyakinkan dunia Fisika soal keberadaan atom
Einstein tertarik dengan teori gerak Brown, pengamatan bahwa jika benda kecil seperti serbuk sari yang dimasukkan ke dalam air.
Einstein mengusulkan bahwa partikel tak kasat mata bertabrakan dengan serbuk sari, mengakibatkan bergerak dan menghasilkan rumus yang menjelaskan fenomena ini.
Teori ini kemudian diuji dan dikonfirmasi oleh fisikawan Jean Baptiste Perrin. Setelah itu, dunia fisika dapat menerima keberadaan atom.
2. Di usia 12 tahun, Einstein belajar geometri secara otodidak
Einstein terpesona oleh kompas lalu menyukai fisika, hingga melakukan pencarian seumur hidup untuk menjelaskan kekuatan magnet Bumi ini.
Tak berhenti di situ, Einstein juga menyukai geometri. Ia membaca buku teks tentang geometri yang dijulukinya sebagai 'buku geometri suci' dan 'keajaiban kedua'.
3. Tidak disukai oleh gurunya
Seorang instruktur di Luitpold-Gymnasium di Munich, mengatakan kepada Einstein muda bahwa tak ada hal buruk yang akan terjadi dalam hidupnya.
Einstein sendiri merasa sangat tidak nyaman dengan nada militer di sekolah dan tidak menyukai gaya mengajar di sebagian besar mata pelajaran.
4. Einstein ditolak dari setiap posisi akademis yang dilamarnya
Setelah lulus dari perguruan tinggi, Einstein ditolak dari setiap posisi akademis yang dilamarnya. Pada akhirnya, ia mendapat pekerjaan mengevaluasi klaim paten untuk Pemerintah Swiss.
Einstein menggambarkan pekerjaan tersebut yang memberinya waktu dan energi untuk fokus memecahkan masalah fisika sebagai 'semacam penyelamatan'.
5. Menjadi target Nazi
Nazi mensponsori konferensi dan pembakaran buku yang menentang Einstein dan menamakannya teori Fisika Yahudi. Di tahun 1933, Einstein melarikan diri dari Jerman untuk menghindari ancaman pembunuhan Nazi lalu menetap di Inggris.
6. Tidak memercayai eksistensi Black Hole
Artikel tahun 1939 mengungkapkan adanya serangkaian argumen yang mencoba membuktikan eksistensi black hole. Namun, Einstein tidak memercayainya, bahkan tak mau memakai kaus kaki berlubang.
Ironisnya, justru teori relativitas umum Einstein menunjukkan bahwa black hole itu ada.
7. Otak Einstein dicuri
Setelah Einstein meninggal pada tahun 1955, ahli patologi Thomas Harvey membedah dan mencuri otak Einstein saat autopsi.
Harvey ingin mengungkapkan rahasia anatomi jenius dan akhirnya mendapat izin dari putra Einstein untuk menggunakan otak Einstein demi penelitian ilmiah.
Otak Einstein memiliki liputan ekstra pada materi abu-abunya, tempat berpikir secara sadar dan pemikiran abstrak dan perencanaan.
8. Penemu kulkas
Einstein menemukan kulkas adalah melalui alat yang ia kembangkan bersama rekannya, Leo Szilard.
Caranya menemukan adalah dengan menggunakan butana mendidih untuk menyedot energi dari kompartemen, sehingga menurunkan suhu di dalamnya.
ISTRI ALBERT EINSTEIN

Korespondensi awal antara Einstein dan Marić ditemukan dan diterbitkan pada tahun 1987, mengungkapkan bahwa pasangan tersebut memiliki seorang putri bernama "Lieserl", lahir pada awal 1902 di Novi Sad, ketika Marić tinggal bersama orang tuanya. Marić kemudian kembali ke Swiss tanpa putrinya, yang nama asli dan nasibnya tidak diketahui. Isi surat Einstein pada bulan September 1903 mengungkapkan bahwa putrinya diadopsi atau meninggal karena demam berdarah saat masih bayi.[38][39]

Einstein dan Marić menikah pada Januari 1903. Pada Mei 1904, putra mereka Hans Albert Einstein lahir di Bern, Swiss. Putra kedua, Eduard, lahir di Zürich pada bulan Juli 1910. Pasangan ini pindah ke Berlin pada bulan April 1914, tetapi Marić kembali ke Zürich bersama kedua putranya setelah mengetahui bahwa cinta sejati Einstein adalah Elsa, sepupunya sendiri.[40] Keduanya bercerai pada 14 Februari 1919, setelah pisah rumah selama lima tahun.[41] Eduard mengalami gangguan mental pada usia 20 tahun dan didiagnosis menderita skizofrenia.[42] Ibunya merawatnya dan ia dirawat di rumah sakit jiwa selama beberapa saat, dan akhirnya dirawat permanen setelah kematian ibunya.[43]
Dalam surat-surat yang terungkap pada tahun 2015, Einstein menulis surat kepada cinta pertamanya Marie Winteler mengenai pernikahannya dan perasaannya yang mendalam terhadap Marie. Einstein menulis pada tahun 1910, ketika istrinya mengandung anak kedua: "aku memikirkanmu dengan ketulusan cinta di setiap menit dan aku sangat tidak bahagia selayaknya seorang pria." Einstein berbicara mengenai "cinta yang tersesat" dan "kehidupan yang hilang" sehubungan dengan cintanya kepada Marie.[44]
Einstein menikahi Elsa Löwenthal pada tahun 1919,[45][46] setelah menjalin hubungan dengannya sejak 1912.[47] Mereka berdua merupakan sepupu pertama dari pihak ibu dan sepupu kedua dari pihak ayah.[47] Keduanya beremigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1933. Elsa didiagnosis masalah jantung dan ginjal pada tahun 1935 dan meninggal dunia pada bulan Desember 1936.
PENEMU TEORI BUMI ITU BULAT
Nicolaus Copernicus (bahasa Polandia Mikołaj Kopernik; bahasa jerman: Nikolaus Kopernikus; 19 Februari 1473 – 24 Mei 1543) adalah seorang astronom, matematikawan, Kanonik Katolik dan ekonom berkebangsaan Polandia, yang mengembangkan teori heliosentrisme (berpusat di matahari) Tata Surya dalam bentuk yang terperinci, sehingga teori tersebut bermanfaat bagi sains. Ia juga seorang kanon gereja, gubernur dan administrator, hakim, astrolog, dan tabib.
Teorinya tentang Matahari sebagai pusat Tata Surya, yang menjungkirbalikkan teori geosentris tradisional (yang menempatkan Bumi di pusat alam semesta) dianggap sebagai salah satu penemuan yang terpenting sepanjang masa, dan merupakan titik mula fundamental bagi astronomi modern dan sains modern (teori ini menimbulkan revolusi ilmiah). Teorinya memengaruhi banyak aspek kehidupan manusia lainnya. Universitas Nicolaus Copernicus di Torun, didirikan tahun 1945, dinamai untuk menghormatinya.
Kepada Paus Paulus III, Copernicus menulis surat:
Copernicus mencantumkan kata-kata itu dalam karya terobosannya yang berjudul On the Revolutions of the Heavenly Spheres (mengenai perputaran bola-bola langit), yang diterbitkan pada tahun 1543. Mengenai pandangan yang dinyatakan dalam karyanya ini, Christoph Clavius, seorang imam Yesuit pada abad ke-16, mengatakan, "Teori Kopernikus memuat banyak pernyataan yang tidak masuk akal atau salah". Teolog Jerman, Martin Luther, menyayangkan, "Si dungu itu akan mengacaukan seluruh ilmu astronomi".
PENEMU TELESKOP DAN JENIS JENIS TELESKOP
Penemu teleskop – Bagi sebagian orang mungkn sudah tahu apa yang dimaksud dengan teleskop atau sebuah alat-alat yang digunakan untuk mengamati benda-benda langit atau hal-hal yang berhubungan dengan angkasa. Biasaya teleskop ini hanya ada di beberapa pusat penelitian atau tempat untuk melakukan obesrvasi terhadap benda-benda langit atau dikenal juga dengan nama observatorium. Oleh karena itu, hanya sebagian orang saja yang benar-benar mahir dalam menggunakan teleskop.
Teleskop yang ada di obervatorium ini pada umumnya bersifat permanen atau tak bisa dipindahkan dari tempat yang satu ke tempat yang lainnya. Selain itu, biasanya teleskop yang bersifat permanen ini terletak di dalam gedung yang tertutup dengan kubah. Kubah yang menutupi teleskop biasanya bisa berputar atau bisa dilepaskan.
Memang benar, untuk menggunakan teleskop dibutuhkan kemampuan khusus dan biasanya teleskop ada di observatorium. Namun, kita sebagai orang awam yang belum bisa menggunakan teleskop ternyata dapat mempelajarinya di beberapa observatorium yang ada di Indonesia. Pada umumnya, ketika melihat teleskop kita harus datang ke observatorium. Maka dari itu, kita akan dijelaskan tentang cara menggunakan teleskop oleh orang ahli yang ada di sana, sehingga kita bisa mengetahui banyak hal tentang teleskop.
Di Indonesia, ada beberapa observatorium yang memiliki teleskop, seperti observatorium Bosscha, obervatorium Jakarta (Planetarium), Planetarium Yogyakarta, Planetarium Jagad Raya Tenggarong, dan observatorium Timau.
Berbicara tentang teleskop rasanya kurang lengkap kalau tidak membahas tentang penemu dari teleskop dan fungsi dari teleskop itu sendiri. Penemu teleskop bernama Hans Lippershey yang kemudian dikembangkan kembali oleh Galileo Galilei. Hingga saat ini, teleskop terus mengalami perkembangan, sehingga semakin banyak yang menggunakannya sebagai penelitian terutama yang berkaitan dengan benda-benda langit.
Nah, pastinya kamu ingin tahu lebih dalam tentang penemu teleskop dan fungsinya. Jadi, segera baca artikel ini sampai habis ya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar